Manfaat Daun Mint, Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Kimia, Cara Mengolah dan Efek Samping

Manfaat Daun Mint (Mentha piperita) dikenal juga sebagai Menthol yang merupakan sebuah genus dari sekitar 15 hingga 20 spesies tanaman termasuk pappermint serta spearmint. Hampir semua orang mengetahui atau pernah mencoba makanan hingga minuman dengan mint. Daun segar ini hampir bisa ditemukan di seluruh dunia. Selain untuk makanan dan minuman, daun mint berguna sebagai herbal yang sudah dipraktekan sejak lama.

Minyak mint sering digunakan untuk pembuatan pasta gigi, permen hingga produk kecantikan. Ada banyak manfaat yang dihasilkan dari tanaman yang satu ini seperti dapat meningkatkan fungsi penceraan, menangani mual dan sakit kepala, dapat meringankan asma, menjaga kesehatan mulut dan gigi, menghilangkan lendir, mengobati pilek, menginingkan kulit, mengurangi berat badan hingga dapat mencegah risiko kanker.

Daun mint masih masuk dalam kategori rempah-rempah sehingga tidak sedikit pakar kecantikan alami menggabungkan daun mint dengan bahan lain seperti pembuatan cream untuk pelembab atau perawatan kulit. Vitamin yang ada didalamnya cukup lengkap sehingga saat dikonsumsi sebagai obat herbal mampu mengobati berbagai penyakit baik ringan maupun penyakit berat.

Klasifikasi Daun Mint

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Tracheobionta
  • Super divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Asteridae
  • Ordo : Lamiales
  • Famili : Lamiaceae
  • Genus : Mentha
  • Spesies : Mentha piperita Linn.
  • Nama Ilmiah : Mentha Piperita
  • Asal Tumbuhan: Eropa
  • Daun Mint: panjang antara 1,3 – 1,5 cm dan lebar antara 1 – 3,2 cm berbentuk lanset setengah bulat

Morfologi Tumbuhan Mint

Tumbuhan mint termasuk dalam tanaman hari panjang sehingga membutuhkan sekitar 16 hingga 18 jam setiap hari untuk berkembang dan berbunga dengan baik. Bungan yang muncuk merupakan indikator alami untuk menentukan kapan waktu memanen karena saat bunga muncul kandungan minyak didalamnya sudah mencapai batas maksimal. Adapun beberapa morfologi tanaman mentha yaitu :

  • Dapat mencapai ketinggian antara 30,5 – 91,5 cm dengan batang tegak atau menjalar
  • Panjang daun antara 1,3 – 1,5 cm dengan lebar antara 1 – 3,2 cm berbentuk lanset
  • Pangkal daunnya berbentuk seperti pasak, ujung daun meruncing, tepi daun bergerigi dan tangaki daunnya berbulu
  • Memiliki bunga seperti karangan melingkar di ketiak daun
  • Daun pelindung memiliki bentuk seperti daun namun berukuran lebih kecil
  • Memiliki 1 putih dan 4 benang sari
  • Kelopak bunga berbulu pada seluruh permukaan
  • Mahkota bunga bewarna putih hingga ungu

Kandungan Kimia Daun Mint

Kandungan utama dari tumbuhan Mint adalah menthol, menthone dan metil asetat. Selain itu kandungan lainnya terdiri dari monoterpene, menthofuran, sesquiterpene, triterpene, flavonoid, karotenoid, tannin dan beberapa mineral lain juga ditemukan dari minyak daun mint. Tumbuhan ini kerap dijadikan obat penenang, antibatu hingga mampu menghangatkan serta menginduksi keringat.

Minyak Mentha peperita L memiliki sifat mudah untuk menguap, tidak berwarna, berbatu tajam serta menimbulkan rasa hangat diikuti rasa dingin yang menyegarkan. Minyak ini dihasilkan dengan cara menyuling batang dan daun sehingga untuk minyak yang terlah diisolasi disebut sebagai dementholized oil (DMO).

Manfaat Daun Mint dan Cara Mengolahnya

1. Menangkal Radikal bebas

Pernah mendengar istilah radikal bebas? Zat ini bisa ditemukan di mana saja bahkan tubuh Anda sendir mampu menghasilkan radikal bebas yang cukup berbahaya dan mengundang berbagai macam penyakit seperti kanker. Terlalu banyak radikal bebas bisa membuat tubuh menjadi stres oksidatif dimana jumlah radikal lebih banyak daripada pertahanan antioksidan. Gaya hidup sehat sebagai salah satu penentu hal ini tidak terjadi. Dengan rutin mengonsumsi daun mint karena kandungan didalamnya, mampu menangkal radikal bebas.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Tidak hanya sekedar minuman, daun mint bisa diolah menjadi telur dadar
  2. Ambil 2 butir telur ayam, 1 genggam daun mint, daun bawang secukupnya
  3. Iris halur bawang merang, siapkan cabe rawit, garam, merica dan keju secukupnya
  4. Cuci bersih semua bahan, potong daun bawang dan daun mint
  5. Campurkan semua bahan dalam satu wadah kemudian kocok lepas
  6. Panaskan minyak kemudian goreng telur dadar hingga matang
  7. Siap disantap

2. Menurunkan Demam

Demam bisa terjadi pada siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi seperti ini merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, parasit atau bakteri. Salah satu khasiat daun mint adalah mampu memberikan rasa dingin pada saat suhu tubuh naik. Meksipun berada di bawah terik matahari namun daun ini memiliki sifat berbeda yang menyegarkan.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Siapkan 1 buah nanas matang, 100 gr gula pasir, garam secukupnya, 600 ml air, 5 butir cengkeh, 3 batang kayu manis, 3 tangkai daun mint
  2. Didihkan air kemudian masukkan garam, gula, kayu manis dan cengkeh
  3. Masukkan potongan nanas dan biarkan hingga 2 menit
  4. Matikan api kemudian masukkan daun mint
  5. Sajikan dalam gelas

3. Meningkatkan Sistem Imun

Selain enak dikonsumsi, daun mint bisa meningkatkan sistem imun dari kandungan vitamin C yang tinggi. Sistem imun merupakan salah satu fungsi tubuh yang sangat penting karena jika tanpa adanya reaksi ini maka tubuh akan mudah terserang penyakit. Sistem imun terdiri dar banyak komponen dan salah satu yang paling penting dalam jaringan adalah sel darah putih atau biasa dikenal dengan leukosit yang disimpan dalam tubuh.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Es cincau daun mint tidak kalah segar untuk dikonsumsi di rumah
  2. Siapkan 2 kg cincau segar, 3 buah alpukat, 1 buah blewah, 1 buah kelapa beserta airnya
  3. Sediakan 1,5 ons biji selasih kering, 400 gr susu kental manis putih, 20 lembar daun mint, sirup coco pandan, es batu dan air secukupnya
  4. Rendam biji selasih dengan air matang
  5. Cuci bersih daun mint dan simpan dalam gelas lalu tumbuk kemudian rendam dengan air sekitar 1 jam
  6. Masukkan air kelapa muda ke wadah kemudian serut daging kelapa dan masukkan ke dalam wadah tersebut
  7. Cuci bersih cincau dengan air matang kemudian potong-potong sesuai selera
  8. Campurkan bersama kelapa tadi
  9. Serut blewah dan alpukat kemudian campurkan dengan bahan lain
  10. Masukkan sirup cocopandan, susu kental manis, biji selasih dan air daun mint
  11. Tambahkan es lalu aduk rata
  12. Siap disantap

4. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Siapa yang tidak ingin memiliki pencernaan sehat? Saat pencernaan terganggu, maka aktivitas sehari-hari pun tidak lancar. Untuk mendapatkan sistem pencernaan yang baik, Anda perlu melakukan cara-cara yang bisa menjadi pencernaan lebih baik seperti perbanyak minum air mineral, perbanyak makan yang berserat, batasi konsumsi lemak, makanlah secara perlahan, hindari tidur setelah makan dan bisa konsumsi daun mint secara teratur.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Siapkan 1 buah tahu kemudian haluskan dengan garpu
  2. Sediakan 1 buah telur, segenggam daun mint dirajang kasar, 1 buah cabai iris tipis, 1 bawang putih di cincang, 1 bawang merah rajang halus, 1/4 lada bubuk, 1 sdt garam, 1/4 kaldu jamur dan minyak goreng
  3. Campurkan semua bahan dan tambahkan daun mint beserta bumbu lain kecuali minyak
  4. Panaskan minyak, masukkan adonan dan tunggu hingga matang.
  5. Siap disajikan

5. Mengobati Rasa Nyeri

Daun ini dipercaya untuk mengobati berbagai rasa nyeri dalam tubuh karena kandungan didalamnya terdapat antispasmodic yang bekerja untuk mengendorkan otot yang sedang tegang. Karena masih banyak bahan herbal yang bisa dikonsumsi untuk mengobati rasa nyeri, sebaiknya hindari terlebih dahulu mengonsumsi obat kimia apalagi tidak dengan resep dokter.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Minuman segar satu ini tidak kalah nikmat dengan yang lain
  2. Siapkan 1 buah jeruk lemon lemon iris tipis, 1 buah jeruk nipis iris tips, 6 lembar daun mint dan air mineral secukupnya
  3. Campurkan semua bahan dan tambahkan air secukupnya
  4. Masukkan dalam kulkas untuk disajikan saat dingin

6. Membantu Pertumbuhan Tulang

Pertumbuhan tulang akan terus berjalan selama lempeng pertumbuhan tulang belum menutup dan biasanya akan terjadi pada usia 20-21 tahun untuk pria dan 19 tahun untuk wanita. Namun untuk membuktikan bahwa lempeng tulang menutup harus dilihat melalui proses foto rontgen di beberapa tulang. Jika ingin memiliki tulang yang sehat dan bekerja dengan baik tidak ada salahnya untuk mengonsumsi daun mint dalam membantu pertumbuhan tulang.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Siapkan 1 gelas es teh, 4 buah lecy kalengan, 4 lembar daun mint, 1 buah jeruk nipis irisan
  2. Buat es teh seperti biasa
  3. Masukkan semua bahan ke dalam es teh termasuk daun mint
  4. Siap disajikan

7. Mencegah Kanker

Penyakit yang satu ini selalu dianggap serius dan ditakuti banyak orang jika sudah parah karena akan menjalar ke sel tubuh lain yang masih sehat. Pola hidup sehat sangat mempengaruhi dalam menghindari kanker. Selain karena riwayat keluarga atau faktor penyabab lain, kanker bisa dicegah dengan daun segar satu ini secara teratur.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Kali ini anda bisa mengolah daun ini menjadi asem-asem tempe daun mint
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 1/2 pepen tempe, 1 buah tomat, 3 batang seledri, 6 helai daun mint, 1 sdm gula merah, 2 biji asam kandis, 1 batang serai memarkan, garam dan gula secukupnya
  3. Siapkan bumbu halus 4 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 buah tomat, 2 buah cabe merah kriting, 2 buah cabe rawit merah
  4. Blender semua bumbu kemudian potong tempe dan tomat
  5. Tumis bumbu campurkan serai, gula merah, asam kandis tunggu sampai harum
  6. Rebus 400cc air hingga mendidih, masukkan bumbu kemudian aduk rata
  7. Tambahkan gula dan garam secukupnya
  8. Masukkan tomat dan tempe hingga layu. Tunggu sampai harum dan siap untuk disantap

8. Meningkatkan Nafsu Makan

Bagi orang yang memiliki kekurangan berat badan, nafsu makan sangatlah penting. Pasalanya jika tidak ada nafsu makan maka tubuh bisa jadi terus menerus kehilangan berat badan. Kurangnya nafsu makan bisa menjadi efek samping dari penggunaan obat karena tertekan atau stres. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa andalkan daun segar mint agar nafsu makan bertambah.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Selain olahan di atas, Anda bisa membuat nasi goreng daun mint yang nikmat
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 1 piring nasi putih, 1 telur mata sapi, 1 genggam daun mint dicincang, 1 lembar daun bawang diiris, 1 lembar seledri diiris, 1 buah sosis ayam dicincang
  3. Ambil 1/2 sdt lada bubuk, 1/2 sdt Garam, 1/2 siung Bawang Bombay dicincang, 2 sdm Margarin, dan 2 sdm Keju Parut
  4. Sipakan bumu halus 1 siung Bawang putih, 1/2 sdt jinten dan 10 buah cabe rawit hijau
  5. Panaskan margarin hingga melele, tumis bumbu halus hingga harum dan masukkan bawang bombay dan sosis, aduk rata
  6. Masukkan nasi putih, lada bubuk, daun mint, daun bawang, daun seledrei, garam dan keju parut kemudian aduk rata
  7. Masak hingga bumbu meresap, angkat dan sajikan

9. Mencegah Bau Mulut

Bau mulut kerap terjadi pada seseorang dan membuat tidak percaya diri. Ada banyak faktor penyebab bau mulut seperti gigi berlubang atau masalah gusi. Karenanya menjaga kesehatan gigi sangatlah penting. Jika Anda merasa sudah menjaga kesehatan gigi dengan baik, mungkin ada beberapa faktor penyebab lain seperti tidak mengganti sikat gigi hingga berbulan-bulan, jarang membersihkan lidah, sikat gigi yang tidak teratur hingga salah mengonsumsi makanan yang mengandung zat kurang baik. Daun ini bisa membantu mengatasi bau mulut.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Ada yang lebih segar nih, Orange ice cake
  2. Siapkan 400 g buah jeruk, 200 gr yogurt, 200 gr vanilla ice, 15 cm sponge cake, 100 cc fresh cream dan daun mint secukupnya 1/2 jeruk di potong tipis buat menjadi 4 bagian
  3. Peras jeruk hingga airnya habis kemudian sisa jeruk kupas kulitnya dan ambil dagingnya
  4. Potong sponge cake menjadi 4 bagian
  5. Masukkan yogurt dan ice cream ke dalam wadah kemudian aduk rata
  6. Masukkan bowl yang baru 100 cc dan campurkan daging jeruk
  7. Lapisi mangkuk dengan plastic wrapping kemudian beri 1 lembar seponge cake dan tekan hingga tidak ada udara yang masuk
  8. Lapisi lagi 1 lembar sponge cake dan tutup lagi dengan sponge cake hingga berlapis. Masukkan ke dalam kulkas
  9. Jika telah dingin tambahkan daun mint di atasnya

10. Menyehatkan Mata

Kesehatan mata sangatlah penting apalagi untuk anda yang selalu berhadapan dengan radiasi seperti komputer, gadget dan sebagainya. Vitamin A selalu dikaitkan dengan kesehatan utama bahkan menadi salah satu faktor utama yang menentukan kesehatan organ tubuh satu ini. Di dalam daun ini terdapat kandungan yang baik untuk mendapatkan mata yang sehat.

Cara Mengolah Daun Mint:

  1. Siapkan bahan-bahan berupa 1/4 semangka merah, 1/4 semangka kuning, 1/4 melon, 1 cup daun mint, 2 sdm chia seed rendam dengan 200 ml air, 800 ml sprite
  2. Potong-potong semua buah
  3. Campurkan semua bahan dan masukkan ke dalam botol atau tempat minum
  4. Tambahkan air secukupnya dan campurkan daun mint
  5. Masukkan dalam kulkas untuk disajikan dalam keadaan dingin

Manfaat dan Khasiat Daun Mint Lainnya

11. Mengobati sakit gigi

12. Mengobati batuk

13. Melancarkan pernafasan

14. Mengobati tenggorokan gatal

15. Mengobati maag

16. Mengurangi stres

17. Mengobati alergi

18. Menghilangkan rasa mual

19. Mengobati flu

20. Mengobati sakit kepala

21. Mengobati tumor

22. Mengobati iritasi usu

23. Menurunkan tekanan darah tinggi

24. Mencegah dehidrasi

25. Menyehatkan liver

26. Menyehatkan jantung

27. Menurunkan kolesterol

28. Mencegah ketombe

29. Menurunkan berat badan

30. Mengobati jerawat

Efek Samping Daun Mint

Untuk mengonsumsi daun mint sangat beragam, bisa dijadikan sebagai minyak aromaterapi hingga minuman segar. Jika ingin mengonsumsi teh daun mint ketika hendak tidur maka akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak sebagai efek relaksasi yang baik. Dari beragam khasiat yang dimiliki tumbuhan mint ada efek samping khususnya bagi penderita alergi terhadap tanaman herbal.

Meskipun tumbuhan mint menjadi pereda rasa mulas, tapi untuk beberapa kasus tanaman ini bisa menjadi perut lebih buruk hingga sakit kepala. Segera berhenti mengonsumsi daun mint jika merasakan gejala efek samping dari tanaman ini.