Manfaat  Daun Pandan, Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Kimia, Cara Mengolah dan Efek Samping

Manfaat Daun Pandan (Pandan Amaryllifolius Roxb) merupakan sekelompok tumbuhan monokotil dari genus pandanus yang sebagian besar anggotanya tumbuh di pantai-pantai daerah tropis. Ada banyak jenis pandan di dunia mulai dari pandan wangi, pandan hias, pandan laut, pandan duri, pandan melintir, pandan putih, dan sebagainya. Ciri dari daun pandan biasanya memanjang seperti daun palem atau rumput dan tepinya bergerigi. Tumbuhan ini menyebar di berbagai negara mulai dari Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia hingga kepulauan Pasifik.

Daun pandan sudah lama dijadikan sebagai bahan dasar untuk pengobatan herbal dalam mengatasi berbagai penyakit. Tanaman yang mudah ditemukan di rawa-rawa ini memiliki wangi yang khas sehingga tidak heran jika banyak orang yang menyukainya apalagi setelah terjadi proses pengolahan. Tumbuhan pandan yang hidup di rawa biasanya digunakan untuk tambahan pada makanan serta digunakan sebagai pewarna alami makanan.

Selain campuran makanan, tumbuhan pandan memiliki aroma yang khas dan wangi ini memiliki manfaat lain yang dihasilkan dari daun pandan yaitu mengobati reamatik, mengobati pegal linu, lemah saraf, menurunkan tekanan darah tinggi, menambah nafsu makan, mengatasi insomnia, mengobati panu, hingga mencegah kanker.

Klasifikasi Daun Pandan

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Trachebionta ( Tumbuhan berpembuluh )
  • Super Divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
  • Divisi : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )
  • Kelas : Liliopsida ( berkeping satu / monokotil )
  • Sub kelas : Arecidae
  • Ordo : Pandales
  • Famili : Pandanaceae
  • Genus : Pandanus
  • Spesies : Pandanus amaryllifolius Roxb.
  • Daun Pandan: memanjang, memiliki bagian tepi bergerigi, pangkal runcing
  • Bunga Pandan: bunga majemuk berbentuk dalam tandan atau tongkol berwarna putih
  • Buah Pandan : bulat dengan permukaan bergerigi dan memiliki duri halus
  • Akar Pandan: serabut

Morfologi Tumbuhan Pandanus amaryllifolius

Akar tumbuhan pandan berserabut, akar tunjnag yang menopang tanaman lainnya dan memiliki panjang sekitar 30 – 60 cm bahkan lebih, berwarna kecokelatan. Batang tanaman daun pandan ini menjalar, lunak, berbentuk bulat dan bercabang dapat mencapati ukuran 2 meter bahkan lebih. Memiliki daun yang panjang berbentuk hampir menyerupai daun palem serta memiliki bagian tepi bergerigi.

Daun tanaman pandan ini tersusun dalam beberapa garis dan pada umumnya berwarna hijau muda hingga hijau tua. Buah daun pandan berbentuk bulat dengan permukaan bergerigi serta memiliki duri halus. Ukurannya pun sangat bervariasi mulai dari 4 hingga 7 cm bahkan lebih. Adapun bunga daun pandan merupakan bunga yang maemuk berbentuk tongkol berwarna putih.

Kandungan Kimia Daun Pandan

Daun tanaman ini merupakan daun tunggal duduk dengan pangkal memeluk batang serta biasanya tersusun hingga 3 helai pada batang. Saat ini sudah banyak makanan yang menggunakan daun pandan sebagai penyedap. Aroma khas yang dimiliki daun pandan memberikan daya tarik tersendiri sehingga kerap dijadikan untuk campuran berbagai resep kue atau sajian makanan lain. Adapun kandungan kimia yang dimiliki daun pandan antara lain:

  • Flavonoid
  • Alkaloida
  • Saponin
  • Tanin
  • Polifenol
  • Klorofil
  • Zat pewarna

Manfaat Daun Pandan dan Cara Mengolahnya

1. Pengusir Serangga

Gangguan serangga terkadan menyebalkan, hingga banyak sekali obat pembasmi serangga yang dijual di toko-toko. Namun di balik bagusnya obat serangga berbahan kimia tentu ada efek negatif untuk kesehatan. Solusi terbaiknya, gunakan bahan alami seperti daun pandan untuk mengusir serangga seperti yang dilakukan di Amerika ataupun Jerman, daun ini mampu mencegah adanya kecoa.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Olahan daun pandan memang sangat beragam. Pandan kerap dibuat menjadi sebuah pasta untuk campuran cake yang saat ini akan anda olah.
  2. Siapkan 2 butir telur, 75 gr tepung terigu, 75 gr gula pasir, 75 ml minyak goreng, 1 sdm susu bubuk, 1 sachet susu kental manis putih, 1 sdm pewarna pandan, 1/2 sdt vanili bubuk
  3. Mixer dengan kecepatang tinggi gula, telur hingga putih mengental
  4. Turunkan speed dan masukkan terigu, susu bubuk, minyak dan skm
  5. Aduk mixer sebentar dan matikan
  6. Masukkan pewarna pandan dan aduk rata
  7. Siapkan loyang kemudian olesi dengan minyak atau mentega
  8. Masukkan adonan ke dalam loyang lalu kukus selama 30 menit
  9. Angkat dan sajikan

2. Mengobati Rematik

Rematik atau Rheumatoid Arthritis merupakan gejalan yang menyebabkan radang yang kemudian menyebabkan sakit, kaku dan bengkak pada persendian. Gejala seperti ini disebabkan karena gangguan autoimun dan lama kelamaan bisa memburuk jika tidak diobati. Gejal lain yang bisa timbul berupa mata gatal, lelah, bisul pada kaki, sesak hingga demam. Jika gejala seperti ini sudah terjadi, solusi pengobatan alami bisa gunakan daun pandan. Apabila sakit berlanjut silahkan untuk menghubungi pihak dokter.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Sediakan 1 kg singkong yang bagus, 5 sdm gula pasir, 1 sdt garam, 1 sachet SKM, 2 liter air, 3 ikat daun pandan
  2. Siapkan bahan vla yaitu 300 ml santan siap pakai, 1,5 liter air, 150 gr gula pasir, 1 sdt garam, 3 ikat daun pandan, 3 sdm tepung maizena dan 175 keju parut
  3. Potong singkong sesuai selera, buang serat kayu di dalamnya
  4. Masukkan air, singkong, gula pasir, SKM, garam dan daun pandan ke dalam panci dan aduk rata
  5. Masak hingga matang dan empuk
  6. Untuk membuat vla, panaskan air, santan, gula, daun pandan dengan api kecil hingga meletup
  7. Masukkan garam kemudian aduk rata
  8. Campurkan keju parut, aduk kembali dan masukkan cairan maizena. Aduk hingga rata lalu angkat
  9. Tata singkong rebus ke dalam wadah, siram dengan vla dan taburi dengan keju parut

3. Mengobati Lemah Saraf

Apa itu lemah saraf? Sistem saraf manusia adalah jaringan sel saraf yang bertanggung jawab untuk mentransfer implus dari otak ke tubuh untuk menjalankan fungsi organ. Saat sistem saraf melemah maka akan mengundang berbagai gejala seperti sulit bergerak, kaki terasa nyeri, kebas atau mati rasa, sulit buang air kecil, sering sakit kepala dan sebagainya. Untuk mengobati penyakit seperti ini anda bisa gunakan daun pandan sebagai penolongnya.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Siapkan bahan-bahan 10 buah pisang raja
  2. Buat adonan balutan tepung dengan 5 sdm tepung terigu, 1/2 sdt baking powder, 1/4 sdt garam, 4 sdt gula pasir, 2 sdm perasan daun pandan, 1 butir telur, 1/2 sdt canili dan air secukupnya
  3. Potong-potong pisang menjadi banyak
  4. Campurkan bahan balutan tepung, beri air sedikit mengental
  5. Panaskan minyak goreng
  6. Goreng pisang menggunakan api kecil supaya tepung tidak cepat gosong
  7. Angkat dan sajikan

4. Mengobati Pegal Linu

Anda pernah mengalami pegal linu? Sepertinya hampir semua orang pernah mengalaminya. Mengapa hal ini terjadi? Ada beberapa penyebab terjadinya pegal linu di antaranya terdapat penumpukan asam laktat pada otot, kurang minum air putih, kaku pada urat, melakukan pengobatan yang bersifat diuretik, terlalu banyak bergerak dan lain-lain.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa gejala ini bisa mengalami nyeri pada persendian. Saat terjadi pada diri anda sebaiknya jangan langsung lari mencari obat kimia, tapi cobalah menggunakan bahan alami seperti daun yang satu ini.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Siapkan 1 buah fillet ayam dipotong-potong, 1 sdm kecap manis, daun pandan secukupnya dan minyak
  2. Siapkan bumbu halus berupa 2 ruas jari lengkuas, 3 buah cabe merah, 2 bawang putih, 5 bawang merah, 2 ruas jari kunyit, 2 ruas jari jahe, 1 ruas jari kencur, 3 butir kemiri, garam dan gula pasir secukupnya
  3. Campurkan bumbu halus dengan kecap
  4. Lumuri ayam dengan campuran bumbu hingga rata kemudian diamkan selama 30 menit
  5. Bungkus ayam menggunakan daun pandan, sematkan lidi
  6. Goreng ayam hingga matang, angkat, tiriskan lalu sajikan

5. Pengharum Ruangan

Selain berkhasiat untuk kesehatan tubuh, daun pandan bisa dijadikan sebagai pengharum ruangan agar membuat kita terasa nyaman berada di dalam ruangan. Anda bisa mengiris tipis daun ini kemudian meletakannya di ruangan.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Selain olahan-oalahan di atas, Anda bisa membuat cendol daun pandan
  2. Sediakan 100 gr tepung beras, 50 gr tepung sagu, 100 ml perasan daun ini, 2 sendok air kapur sirih, 3 tetes pasta pandan, 1/2 sdt garam, 400 ml air, air es batu
  3. Campurkan semua bahan kecuali es batu
  4. Masak menggunakan api kecil hingga meletup
  5. Tunggu hingga adonan mengental dan berwarna cerah
  6. Matikan kompor dan saring menggunakan alat cendol untuk pembuatan cendol.
  7. Siap disantap

6. Mengatasi Insomnia

Pernahkan Anda mengalami gejala insomnia atau sulit tidur? Saat hal ini terjadi menyebabkan kondisi fisik penderita tidak cukup fit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Padahal tidur sangat dibutuhkan untuk memulihkan stamina. Selama tidur, tubuh akan melakukan siklus yang bergantian antara tidur gerakan tepat dan tanpa gerakan mata cepat.

Setiap orang cukup sulit untuk menentukan ukuran tidur normal karena masing-masing kebutuhannya berbeda. Hal ini dipengaruhi karena pola hidup, pola makan serta lingkungan. Daun pandan bisa mengatasi gejala insomnia agar tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Siapkan bahan-bahan 300 gr beras ketan rendam selama 2 jam
  2. Ambil 300 ml santan, 180 gula pasir, 1/2 sdt garam
  3. Blender daun 12 daun pandan yang ditambahkan air kemudian saring
  4. Panaskan kukusan hingga beruap lalu masukkan ketan yang sudah ditiriskan selama 15 menit
  5. Matikan api, perciki ketan dengan air panas sambil diaduk rata
  6. Kukus kembali selama 20 menit, matikan dan angkat
  7. Masak santan, jus pandan, gula dan garam menggunakan api sedang hingga gula larut dan mendidih
  8. Masukkan ketan, aduk hingga air terserap dan ketan kalis kenyal
  9. Kecilkan api saat air menyusut sambil diaduk
  10. Masukkan dalam loyang yang telah dilapisi daun, biarkan hingga dingin
  11. Potong sesuai selera dan siap disantap

7. Mencegah Kanker

Penyakit yang satu ini selalu ditakuti semua orang karena bisa merengang nyawa jika sudah parah. Kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan memiliki kemampuang untuk merusak sel sehat dalam tubuh. Normalnya sela akan membelah diri sesuai dengan ketentuannya. Namun saat terjadi mutasi informasi genetik sel DNA mengalami kerusakan pada proses pembelahan sel.

Tentu semua orang tidak ingin mengalami hal ini. Selain memperhatikan gaya hidup sehat, cobalah konsumsi daun pandan untuk mencegah timbulnya kanker. Adapun faktor yang dapat meningkatkan peluang terkena kanker seperti usia, riwayat keluarga, lingkungan, infeksi hingga gangguan sistem imun.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Siapkan 1 fillet dada ayam, 5 siung bawang putih, 1 sdm saus tiram, 1 sdm kecap asin, 1 sdm minyak wijen, 1 sdm ketumbar bubuk, 1 sdm merica bubuk, 2 sdm gula merah, 5 sdm fiber creme, garam, daun pandan dan minyak secukupnya
  2. Campurkan semua bumbu kemudian lumuri pada ayam, diamkan selama 1 jam hingga bumbu meresap
  3. Bungkus ayam menggunakan daun pandan
  4. Panaskan minyak, goreng ayam beserta daun pandan
  5. Tunggu hingga maang dan kecoklatan
  6. Angkat dan sajikan

8. Melancarkan Buang Air Besar

Susah buang air besar atau sembelit terjadi karena frekuensi buang air besar berkurang. Ada banyak penyebab hal ini terjadi seperti pengaruh gaya hidup, kehamilan, obat-obatan tertentu, sering menunda buang air besar, faktor psikologis dan sebagainya.

Banyak orang yang mengatasi hal ini dengan langsung mengobati menggunakan bahan kimia atau periksa dokter. Namun jika sudah merasakan gejala-gejala tidak enak dan frekuensi buang air besar tidak normal bisa diatasi terlebih dahulu dengan daun pandan sebagai obat herbal

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Ada banyak olahan yang dicampur dengan daun pandan seperti nasi ijo kali ini yang bisa Anda buat di rumah
  2. Ambil bagian serai yang lunak
  3. Haluskan bersama santan kental, lembarannya dan gula
  4. Tuang ke dalam beras
  5. Tanak beras hingga matang dan harum
  6. Masukkan nasi ijo dalam cetakan seperti kerucut sebagai tumpeng warna hijau

9. Mencegah Penuaan Dini

Semua orang pasti ingin memiliki kulit kencang dan halus baik pria maupun wanita. Namun terkadang seiring bertambahnya usia biasanya kerutan akan muncul apalagi tidak pernah melakukan perawatan baik di rumah atau di klinik-klinik kecantikan. Proses penuaan dini bisa mulai dari usia 20-an, namun memang belum terlihat jelas dampaknya.

Selain karena usia sebenarnya ada beberapa kebiasaan yang mempercepat penuaan dini seperti terkena sinar matahari tanpa pelindung, mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, kurang tidur, pola makan yang tidak teratur, dan sebagainya. Untuk mencegahnya anda bisa menggunakan daun pandan untuk mengatasi hal ini.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Olahan yang tak kalah lezat kali ini anda bisa mencoba membuat kolak pisan daun pandan
  2. Siapkan bahan-bahan 2 bungkus santan instan, 6 sdm gula pasir, 1 sdt garam, 10 buah pisang kepok, 750 ml air, daun pandan secukupnya
  3. Potong-potong buah pisang kemudian sisihkan
  4. Campurkan santan dan air, aduk rata supaya tidak menggumpal
  5. Masukkan ke dalam panci
  6. Tuang pisang ke dalam santan dan panaskan panci kemudian tutup
  7. Tunggu hingga mendidih dan masukkan gula, garam serta daun pandan
  8. Apabila pisang terlihat layu, angkat dan sajikan

10. Mencegah Diabetes

Diabetes mucul karena kadar gula darah tinggi yang juga disebabkan oleh kelainan reaksi kimia dalam hal penggunaan dari karbohidrat, lemak dan protein. Penyakit diabetes memiliki dua jenis utama yaitu tipe 1 dan tipe 2. Adapun gejala-gejala yang sering muncul baik dari kedua tipe ini seperti sering merasa haus, sering buang air kecil, turunnya berat badan tanpa sebab, kelelahan, luka yang lama sembuh hingga sering megalami infeksi baik pada kulit, vagina atau saluran kemih. Pencegahan kondisi seperti ini sangat penting. Sebagai solusinya, cukup konsumsi daun ini secara teratur.

Cara Mengolah Daun Pandan:

  1. Olahan bubur sumsum daun pandan bisa juga anda coba di rumah
  2. Sediakan 250 gr tepung beras, 500 ml air daun suji, 1500 ml santan, 100 ml air kapur sirih, 1 sdt garam
  3. Siapkan bahan saus gula merah yaitu 600 gr gula merah disisir, 250 ml air, daun pandan dan garam secukupnya
  4. Campurkan tepung beras bersama air dan dau suji serta sedikit santan, aduk rata dan sisihkan
  5. Aduk rata air kapur sirih, garam dan sisa santan lalu didihkan
  6. Masukkan campuran tepung beras lalu aduk rata hingga menjadi bubur
  7. Untuk membuat sasu gula, campur semua bahan saus, didihkan hingga gula larut kemudian saring
  8. Sajikan bersama bubur

Manfaat dan Khasiat Daun Pandan Lainnya

11. Mengatasi stres

12. Melancarkan haid

13. Membersihkan usus dari radikal bebas

14. Mengatasi sembelit

15. Membantu memenuhi kebutuhan gizi

16. Sebagai obat penenang

17. Menurunkan darah tinggi

18. Menambah nafsu makan

19. Mengatasi lemah syahwat

20. Mengatasi komedo

21. Mengatasi jerawat

22. Mengatasi rambut rontok

23. Menghilangkan ketombe

24. Mengobati panu

25. Mengatasi perut kram

Efek Samping Daun Pandan

Setiap tumbuhan yang mempunyai dampak baik untuk tubuh ternyata memiliki dampak yang kurang baik jika dikonsumsi berlebih atau karena hal tertentu seperti alergi. Pada dasarnya mengonsumsi daun pandan ini tidak memiliki efek samping diluar pemakaian yang berlebih. Adanya zat antigizi seperti tanin dan alkaloid bisa mengganggu sistem pencernaan.

Tidak sedikit ditemukannya kasus seseorang yang telah mengonsumsi daun pandan mengalami diare, mual-mual dan muntah. Jangan lupa untuk menjaga kehigienisan selama proses pembuatan ramuan agar tidak terkontaminasi dengan mikroorganisme berbahaya.