Manfaat Daun Kersen, Kandungan Kimia dan Efek Samping

Manfaat Daun Kersen atau buah talok adalah jenis pohon yang bisa tumbuh mudah dimana saja. Kersen memiliki nama ilmiah Muntingia calabura L. Nama kersen juga disebut dengan beberapa nama buah lain seperti seri, ceri, baleci, talok, ceri Singapura, Panama berry, nigua, Jamaican chery. Dan buah kersen juga dikenal di beberapa negara lain dengan sebutan datiles, aratiles, kerupuk siam dan berbagai nama yang lain.

Pohon kersen termasuk sebagai salah satu tanaman perdu dengan daun yang sangat lebat. Jika tumbuh di tempat yang subur maka pohon bisa mencapai tinggi lebih dari 10 meter, dengan banyak cabang, dan daun. Setiap batang akan tumbuh dengan banyak cabang dengan bentuk yang mendatar, kemudian daun-daun akan menutupi buah di setiap percabangan. Daun berbentuk mendatar, ujung daun yang tidak sama, bergerigi, dan ujung daun lebih lancip. Bagian bawah daun memiliki rambut tipis yang kasar, bagian atas lebih halus dan memiliki tangkai yang lebih pendek dari tempat munculnya daun.

Kandungan berbagai senyawa kimia alami dalam daun kersen bisa mengatasi berbagai penyakit seperti penyakit diabetes, gangguan jantung, penyakit berat seperti tumor dan kanker, menjaga tubuh dari peradangan, menjaga kolesterol dan masih banyak manfaat lainnya untuk kesehatan. Daun kersen pada dasarnya tidak hanya mengandung senyawa kimia alami tapi juga vitamin termasuk vitamin C, vitamin A dan juga mineral yang sangat kaya yang bisa menjadi bahan antioksidan.

Klasifikasi Daun Kersen

  • Kingdom : Plantae
  • Ordo : Malvales
  • Family : Muntingiaceae
  • Genus : Muntingia L.
  • Spesies : M. calabura
  • Nama Ilmiah : Muntingia calabura L.
  • Nama Populer: Talok, ceri
  • Habitat Asli: Amerika
  • Cara Berkembangbiak : generatif (biji), tunas adventif
  • Daun Kersen: berbentuk mendatar, tangkai sangat kecil, tidak simetris, ujung lancip, bawah berambut tipis, atas agak berambut, ukuran 1 sampai 4 cm.
  • Buah Salam: buni tangkai panjang, bulat, warna hijau saat mentah, kekuningan lalu merah(matang), ukuran 1 sampai 1,45 cm, permukaan halus, rasa manis, ada banyak biji di dalamnya.
  • Akar Salam: menjalar
  • Tinggi pohon: bisa mencapai 12 meter
  • Habitat : wilayah tropis

Morfologi Tumbuhan Syzygium polyanthum

Pohon kersen mudah tumbuh di wilayah tropis termasuk Indonesia. Tanaman bisa bertahan dengan baik ketika musim kemarau maupun musim hujan. Setiap pohon kersen bisa tumbuh tinggi sampai 12 meter lebih. Bentuk batang pohon menyebar dengan cara mendatar, kemudian diikuti dengan penyebaran cabang-cabang yang banyak memiliki daun bertangkai kecil. Pohon dan batang berwarna putih dan jika dikelupas akan ditemukan warna hijau. Kayu sangat kuat dan mudah terbakar ketika terkena panas.

Daun kersen berbentuk memanjang, kecil dengan ujung daun meruncing. Tangkai setiap daun sangat pendek tidak sampai 5 cm, ukuran daun antara 1 sampai 4 cm. Buah buni bertangkai panjang, berwarna hijau kecil saat masih mentah. Kemudian ukuran buah akan bertambah besar, menjadi kuning lalu merah sampai matang. Buah memiliki aroma khas tapi tidak jelas dan sangat manis saat sudah masak.

Kandungan Kimia dan Gizi Daun Kersen

Daun kersen mengandung senyawa kimia alami dan berbagai nutrisi lain yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Semua kandungan zat senyawa alami dan nutrisi ini yang berpotensi untuk kesehatan. Kandungan itu antara lain:

  • Saponin
  • Tannin
  • Triterpene
  • Steroid
  • Flavonoid
  • Sterol
  • Alkaloid
  • Saponin
  • Glycoside

Nama Lain Daun Kersen

Kersen atau dikenal dengan nama ilmiah Muntingia calabura L, juga dikenal dengan nama-nama yang berbeda di berbagai negara yaitu:

  • Malaysia : Kerukup siam
  • Inggris : Panama berry, stroberry cherry
  • Filiphina : aratiles, datiles, manzanitas
  • Vietnam : mât sâm
  • Indonesia : kersen, talok
  • Thailand : takhop farang
  • Spanyol : nigua, capulin blanco, niguito, cacaniqua, nigua.

Efek Samping Daun Kersen

Meskipun daun kersen bisa digunakan untuk mengatasi berbagai gejala maupun penyakit untuk manusia, tapi daun kersen juga bisa menyebabkan efek samping. Penggunaan obat tradisional daun kersen untuk perawatan dalam jangka panjang akan menyebabkan efek seperti:

  • Sakit perut
  • Muntah
  • Alergi kulit
  • Keguguran (untuk ibu hamil)
  • Penumpukan racun pada liver