Manfaat Ikan Patin, Ciri Fisik, Kandungan Gizi, Cara Mengolah dan Efek Samping

Manfaat Ikan Patin, merupakan sekelompok ikan yang berkumis termasuk dalam genus Pangasius. Kelompok ikan ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Berdasarkan jenis pakannya, ikan ini digolongkan sebagai jenis ikan omnivora atau pemakan segala. Namun pada fase larva patin bersifat kanibalisme yaitu pemakan sesama jenis. Aneka olahan Pangasius sp bisa dimanfaatkan sebagai ajang usaha resep dapur keluarga.

Manfaat ikan patin sudah banyak dikenal masyarakat Indonesia bahkan nama jenis ikan ini berbeda di setiap daerah seperti di negara asalanya, patin siam diberi nama pla sawai, di Vietnam disebut ca tre yu, dan di Kamboja disebut treya pra. Sementara di malaysia ikan sehat ini selain disebut ikan patin juga disebut ikan lawang, martinus dan tikol. Di habitat aslinya, ikan ini memakan ikan-ikan kecil, cacing, udang-udangan, serangga, moluska dan biji-bijian.

Jenis-Jenis Ikan Patin

Ternyata Pangasius sp memiliki beragam jenis ikan yang tersebar di seluruh dunia. Komoditi perikanan memiliki nilai ekonomi yang tinggi namun dari tahun ke tahun permintaan lokal dan ekspor ikan patin semakin tinggi. Ikan ini dinilai lebih aman untuk kesehatan kerana kadar kolesterolnya rendah. Pangasius biasanya ditemukan di sungai-sungai besar di daerah Sumatera, Kalimantan, hingga Jawa. Adapun jenis-jenis ikan yang memiliki nama ilmiah Pangasius sp yaitu:

1. Pangasius Nieuwenhuisii

2. Pangasius Macronema

3. Pangasius Micronemus

4. Pangasius Nasutus

5. Pangasius Polyuranodon

6. Helicophagus Waandersii

7. Pangasius Lithostoma

Klasifikasi Ikan Patin

  • Kingdom : Animalia ( hewan )
  • Filum : Chordata ( bertulang belakang )
  • Kelas : Pisces
  • Ordo : rongga perut bagian atas memiliki tulang sebagai alat perlengkapan keseimbangan
  • Sub-ordo : Siluroidea
  • Sub kelas : Teleostei
  • Famili : Pangisidae
  • Genus : pangisius
  • Nama Ilmiah : Pangasius sp

Ciri Fisik Ikan Patin

Ikan patin salah satu jenis ikan yang digemari di indonesia. Selain karena rasanya yang lezat ada segudang manfaat yang dimiliki jika dikonsumsi dengan baik dan teratur. Ikan ini memiliki warna tubuh putih keperak-perakan dan punggungnya berwarna kebiru-biruan. Bentuk tubuh relatif memanjang serta kepala relatif kecil. Ujung mulut terdapat dua pasang sungut pendek, dan bagian sirip punggung memiliki jari-jari keras yang berubah menjadi pati berigi dan besar di belakangnya.

Sirip ekor berbentuk cagak dan simetris, ikan patin tidak memiliki sisik. Pada bagian sirip perut memiliki 6 jari-jari lunak dan sirip dubur relatif panjang yang terletak di atas lubang dubur teridiri dari 30 – 33 jari-jari lunak. Sedangkan sirip dada memiliki antara 12 – 13 jari-jari lunak dan sebuah jari-jari keras berubah menjadi senjata yang dikenal dengan patil. Bagian permukaan punggung ikan terdapat sirip lemak yang berukuran kecil.

Kandungan Gizi Ikan Patin

Tidak semua orang mengetahui kandungan apa saja yang ada didalam ikan patin. Bahkan tahunya hanya menikmati olahan yang beraneka ragam. Padahal sangat penting untuk kita mengetahui kandungan kimia dan gizi pada makanan apapun untuk memastikan bahwan makanan tersebut sehat atau tidak seperti ikan ini. Patin mengandung asam lemak esensial DHA sekitar 4,74% dan EPA sebanyak 0,31%. Kandungan lemak keseluruhan adalah 3,42%.

Kandungan asam oleat paling banyak pada ikan patin ialah 8,43% sedangkan kadar proteinnya cukup tinggi mencapai 86,8%. Adapun beberapa kandungan lain yang terdapat pada ikan yang satu ini adalah:

  • Vitamin A
  • Vitamin B12
  • Selenium
  • Seng
  • Vitamin B6
  • Vitamin D
  • Zat besi
  • Yodium
  • Fluor
  • Serat protein

Hasil penelitian menyebutkan bahwa lemak tak jenuh yang terkandung dalam daging ikan patin mencapai 50% dan sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat.

Manfaat Ikan Patin dan Cara Mengolahnya

1. Sebagai Sumber Kalori

Kalori bisa diartikan sebagai satuan untuk mengukur kebutuhan makanan dan minuman yang harus dikonsumsi sesuai dengan kegiatan yang dilakukan. Atau dengan kata lain kalori sangat dibutuhkan untuk metabolisme tubuh. Kalori bisa didapatkan saat ada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Manfaat ikan patin sendiri mampu memberikan sumber kalori untuk tubuh supaya lebih bertenaga, tidak mudah lelah dan bugar.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Olahan ikan patin yang satu ini cukup mudah yaitu dengan membuat sop
  2. Siapkan bahan-bahan 2 ekor patin dipotong-potong dan dilumuri jeruk nipis, 3 siung bawang putih di iris, 3 siung bawang merah di iris, cabe hijau secukupnya, 1 ruas jahe di memarkan, 1 ruas lengkuas dimemarkan, 3 lembar daun salam, 1 batang serai dimemarkan, garam dan gula secukupnya, 2 buah tomat, bucis dan air secukupnya.
  3. Tumis bawang putih dan bawang merah dengan sedikit minyak, masukkan lengkuas, jahe, serai, daun salam dan daun jeruk.
  4. Beri air secukupnya, tunggu hingga mendidih
  5. Masukkan buncis, cabe dan tomat, berdi sedikit gula dan garam
  6. Masukkan ikan pating yang telah dipotong-potong, masak hingga matang

2. Sebagai Sumber Protein

Seperti halnya kalori, tubuh Anda memerlukan protein untuk mengatur metabolisme tubuh agar tetap seimbang. Protein mampu mengikat hemoglobin dan mengankut oksigen dalam darah. Untuk menghasilkan sumber energi, anda bisa mengandalkan manfaat ikan patin untuk dikonsumsi setiap saat dengan teratur. Protein yang terkandung didalamnya bisa membantu pertumbuhan serta pembentukan otot. Protein sendiri mengandung asam amino sebagai penyusun tubuh.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Jika suka dengan olahan ikan patin pedas, bisa dikombinasikan dengan bumbu rica
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 1 ekor ikan pating, 4 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, 3 cm jahe, 3 – 4 cm kunyit, 2 ruas serai, 2 lembar daun jeruk, laos secukupnya, cabe rawit sesuai selera, minyak secukupnya, 1 ½ sdm garam, ½ gula, merica secukupnya, air secukupnya
  3. Cuci bersih ikan patin kemudian beri perasan jeruk nipis
  4. Uleg halus bawang merah, bawang putih, kunyit dan jahe
  5. Memearkan laos dan serai kemudian sisihkan
  6. Ulek cabe dan panaskan minyak.
  7. Masukkan bumbu halus aduk hingga harum lalu masukkan laos, serai dan daun jeruk
  8. Tambahkan merica bubuk secukupnya dan tunggu hingga harum
  9. Masukkan ikan pating, aduk hingga rata dengan bumbu. Tambahkan air, garam, gula. Tunggu hingga matang.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Peredaran dara yang lancar tentu sangat dibutuhkan untuk kesehatan tubuh. Jika ada masalah dengan proses perdaran darah tentu tubuh akan terasa tidak nyaman. Manfaat ikan patin lainnya adalah mampu melancarkan peredaran darah. Salah satu penyebab terjadinya peredaran darah karena pengapuran dinding pembuluh darah. Karenanya Anda bisa mengonsumsi ikan ini dengan rutin dan teratur

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Boleh juga nih olahan yang satu ini, asem-asem ikan patin
  2. Siapkan 2 ekor ikan patin, belimbing wuluh, 4 siung bawang putih, 6 siung bawang merah, kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, ketumbar, 1 buah tomat, 1 buah cabai merah besar, cabai rawit sesuai selera, daun bawang dan daun jeruk
  3. Potong ikan patin kemudian cuci bersih
  4. Haluskan bumbu, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, lengkuas, jahe, kemiri, ketumbar dan daun jeruk
  5. Iris belimbing wuluh, tomat, daun bawang dan biarkan cabai rawit utuh
  6. Tumis bumbu hingga harum, masukkan irisan tomat, daun bawang dan belimbing wuluh
  7. Masukkan ikan patin tunggu hingga empuk, masukkan cabai rawit, tambahkan gula dan garam sesuai selera.
  8. Siap disantap

4. Mencegah Penyakit Arthitritis

Penyakit Arthtritis atau dikenal dengan asam urat ditandai dengan peradangan pada persendian. Hal ini biasanya terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang membuat persendian terganggu hingga pengapuran. Untuk mengatasi hal ini, manfaat ikan patin sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Olahan bakso tidak melulu harus daging sapi, kali ini kita akan mengolah bakso dari ikan patin.
  2. Siapkan bahan-bahan 1 kg ikan patin, 500 gr tepung sagu, 2 butir telur, 10 siung bawang putih, ½ sdt merica, gula, garam dan air es secukupnya
  3. Fillet ikan patin, buang kulit dan durinya.
  4. Untuk memudahkan penggilingan bisa gunakan prosessor makanan.
  5. Setelah ikan lembut, masukkan tepung sagu, telor, bawang putih, merica, garam, gula dan air es sampai adonan lembut
  6. Siapkan panci untuk merebusnya. Buat bulatan sesuai ukuran yang diinginkan.
  7. Angkat bakso jika sudah mengambang lalu tiriskan.
  8. Siap dihidangkan.

5. Mengatasi Kolesterol

Tidak hanya orang tua yang kerap mengalami penyakit ini, sekarang penyakit kolesterol sudah menyerang banyak kaula muda karena konsumsi makanan yang kurang sehat serta pola hidup yang kurang baik. Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti junk food atau yang lainnya meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Manfaat ikan patin sendiri mampu mengatasi hal ini agar kadar kolesterol dalam tubuh bisa terjaga.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Ikan patin pun bisa diolah menjadi tahu walik
  2. Siapkan 250 gr adonan bakso ikan patin
  3. 10 buah tahu sumedang
  4. Potong tahu sumedang segitika lalu walik dengan isi adonan bakso ikan patin secukupnya
  5. Kukus kurang lebih 10 menit
  6. Siap dihidangkan

6. Mencegah Penyakit Periodontal

Ada yang tahu penyakit Periodontal? Ya, penyakit yang menyerang gigi dan gusi ini cukup bahaya. Timbulnya Periodontal biasanya karena gingivitas sehingga gusi turun. Kurangnya mengonsumsi kalsium dan fosfor juga memicu hal ini terjadi dan timbulanya kerusakan pada gigi. Manfaat ikan patin bisa membantu mencegah penyakit ini.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Pernah membuat steam ikan patin? mari kita olah
  2. Siapkan 2 potong ikan patin, 1 lembar daun bawang, 1 siung bawang putih, 1 ruas jahe, 1 sdt kecap asin, gula secukupnya, 2 sdm olive oil dan 1 potong tahu putih kecil
  3. Fillet ikan patin, potong sesuai selera.
  4. Siapkan bumbu seperti irisan bawang putih, potongan jahe, irisan daun bawang
  5. Simpan ikan patin yang sudah bersih dalam piring kecil kemudian letakkan bawang putih, jahe dan daun bawang secara acak
  6. Setelah kurang lebih 30 menit air yang keluar dari ikan dibuang semuanya.
  7. Untuk membuas saus, panaskan olive oil, setelah sedikit panas masukkan kecap asin dan sedikit gula.
  8. Siap dihidangkan.

7. Membuat Kulit Menjadi Halus

Baik pria apalagi wanita, kulit yang halus dan sehat tentu ingin dimiliki sehingga untuk mendapatkan kulit yang sempurna banyak dari mereka yang rela mengeluarkan biaya perawatan hingga ratusan juta. Namun sebenarnya Anda bisa mendapatkan hal tersebut tanpa mengeluarkan biaya mahal. Salah satu senyawa atau kandungan dalam kulit agar menjadi halus ialah membutuhkan vitamin D. Manfaat ikan patin menjadi salah satu makanan yang baik dikonsumsi untuk mendapatkan kulit halus karena didalamnya mengandung vitamin D yang memicu keluarnya hormon serotonin.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Masih banyak olahan ikan patin seperti yang satu ini yaitu patin gulai cabe hijau
  2. Siapkan bahan-bahan 2 ekor ikan patin, 2 ikat kecil kacang panjang
  3. Uleg bumbu halus 9 buah cabe hijau, 4 buah bawang merah, 1 buah bawang putih, kunyit dan lada secukupnya
  4. Tambah bumbu tambahan berupa aram, santan kental, santan cair dan 2 buah jeruk nipis
  5. Bersihkan ikan dengan jeruk nipis, cuci hingga bersih dan lumuri dengan garam
  6. Goreng ikan sebentar lalu angkat.
  7. Masukkan santan cair, ikan dan kacang panjang. Tunggu hingga mendidih
  8. Masukkan santan kental, aduk agar santan tidak menggumpal. Masukkan garam secukupnya
  9. Siap disantap

8. Mengatasi Stres

Setiap manusia tentu pernah mengalami namanya stres baik level ringan maupun berat. Untuk menghilangkan stres ada banyak cara yang bisa dilakukan dan masing-masing orang memiliki trik sendiri. Namun tahukah Anda bahwa dengan makan ikan patin, stres anda bisa hilang? Ikan ini merangsang sistem syaraf untuk mendapatkan ketenangan.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Sederhana namun tak kalah lezat, patin goreng bumbu karena bisa anda nikmati sekarang
  2. Siapkan bahan-bahan berupa ½ kg ikan patin yang telah dibersihkan, 1 buah jeruk nipis dan peras airnya, haluskan bumbu kare dan beri sedikit garam
  3. Siapkan minyak secukupnya
  4. Lumuri ikan patin dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama 10 menit kemudian cuci ulang dan beri bumbu kare. Diamkan selama 15 menit
  5. Goreng ikan patin, jika sudah matang angkat lalu tiriskan.
  6. Siap dinikmati

9. Mencegah Jantung Koroner

Jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit kronis. Sama halnya dengan kardiovaskular atau kolesterol lainnya, lemak tak jenuh yang ada didalam ikan patin bisa membuat tubuh terhidar dari penyakit jantung koroner. Lemak didalam ikan ini tidak akan mengendap serta menghambat peredaran darah di dalam pembuluh darah.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Tidak kalah lezat, pepes ikan patin ini bisa Anda coba olah di rumah
  2. Siapkan bahan-bahan 1 kg ikan patin, 100 gr cabe merah, cabe rawit sesuai selera, 20 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, 2 jempol kunyit, 2 serai, 500 gr tempoyak durian, 2 bungkus kecil terasi, 2 buah kemiri, jahe ukurana 2 jempol, 3 sdt gula, garam secukupnya
  3. Blender semua bahan hingga halus, masukkan sedikit garam
  4. Siapkan wadah, masukkan bumbu dan ikan patin ke dalam wadah, aduk hingga rata dengan ikan. diamkan beberapa menit agar bumbu meresap
  5. Siapkan daun pisang, simpan ikan dalam daun pisang kemudian bungkus
  6. Rebus ikan dengan sedikit air dan masak hingga air menyusut
  7. Siap disantap

10. Mengoptimalkan Pertumbuhan Bayi

Untuk ibu hamil, manfaat ikan patin bisa dirasakan agar mendapatkan kesehatan serta pertumbuhan janin lebih baik. Kandungan didalamnya terdapat DHA dan manfaat omega 3 yang sangat banyak. Kedua zat ini bermanfaat untuk kesehatan janin selama dalam kandungan, pertumbuhan janin agar tetap normal.

Cara Mengolah Ikan Patin:

  1. Kali ini coba olahan ikan patin dengan membuat pindang
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 2 batang kunyit, ikan patin, laos, kencur, serai, jahe, daun bawang, daun seledri dan tomat
  3. Haluskan jahe, kunyit, bawang merah dan bawang putih
  4. Memarkan serai dan laos
  5. Siapkan air setengah panci
  6. Masukkan bumbu
  7. Masukkan ikan patin dan tunggu hingga matang
  8. Iris tomat, daun bawang dan seledri. Siap disantap

Khasiat dan Manfaat Ikan Patin yang Lainnya

11. Meningkatkan Kadar Hemoglobin

12. Anti kanker

13. Membangun imun

14. Menurunkan kadar trigliserida

15. Mengatasi sembelit

16. Menurunkan berat badan

17. Anti depresi

18. Meningkatkan penglihatan

19. Mengurangi sakit kepala

20. Mencegah stroke

21. Mengatasi bengkak

22. Sebagai antibiotik alami

23. Menguatkan tulang

Efek Samping Ikan Patin

Ada banyak manfaat ikan patin yang mendukung kesehatan tubuh karena kandungan didalmnya. Namun kita harus tetap waspada dengan apa yang dikonsumsi setiap hari. Pada umumnya ikan ini tidak memiliki kandungan yang membahayakan, namun dampak buruk bisa terjadi jika dikembangkan dengan cara yang buruk seperti berita yang tengah beredar bahwa patin yang diekspor dari negaga lain terutama Vietnam telah tercemar.

Disamping itu, pemberian phosphat pada ikan patin secara langsung sangat membahayakan. Pemberian phospat dengan jumlah yang banyak bisa merusak kinerja ginjal. Karenanya, manfaat ikan patin untuk kesehatan perlu Anda ketahui secara pasti. Jika Anda akan mengonsumsinya pastikan ikan dalam keadaan sehat dan segar.