Manfaat Lari untuk Kesehatan dan Kebugaran, Jenis-Jenis Lari

Manfaat Lari sangat penting dilakukan agar tubuh menjadi bugar dan sehat selalu. Memang berlari dapat meningkatkan kesehatan karena banyak organ tubuh dilatih untuk bergerak dengan baik. Konon, berlari adalah insting alamiah manusia. Pada situasi yang berbahaya, manusia tentu akan merespon dirinya untuk bertahan dengan cara melarikan diri. Sejak kecil juga manusia pertama kali diajarkan untuk berjalan dengan cara selangkah demi selangkah namun ketika sudah menggapai beberapa langkah, insting alamiah manusia keluar dengan ingin cepat berlari. Hal tersebut dapat kita perhatikan pada anak kecil yang mana mereka akan selalu saja ingin lari, padahal berjalan pun belum lancar.

Selain itu, lari juga termasuk cabang olahraga tertua di dunia. Lari juga di kenal sebagai salah satu olahraga sejak peradaban mesir kuno. Lari bermanfaat besar pada peradaban manusia, tanpa lari manusia tidak akan dapat mengejar hewan untuk di buru. Tanpa lari manusia tidak akan mengetahui kecepatan yang di miliki fisik manusia. Bagi tubuh manusia, lari juga berguna untuk membakar kalori dan lemak. Lari merupakan olahraga altetik yang berefek menggerakan fungsi semua bagian otot dan memlancarkan peredaran darah. Lari yang merupakan salah olahraga kardio juga di perlombakan di seluruh dunia meliputi Olimpiade dan kejuaran kelas benua lain.

Jenis – Jenis Lari

1. Lari Estafet

Khasiat lari estafet merupakan salah satu cabang ateltik pada lari. Berlari estafet di lakukan dengan cara lari bersambung yang lebih dari satu orang atau grup secara bersamaan. Lari estafet dalam prakteknya dilakukan dengan empat orang yang tersebar di lintas lari. Penguhubungan ke setiap pelari lainnya adalah tongkat yang di bawa oleh pelari. Tongkot tersebut di bawa secepat mungkin agar dapat di terima oleh rekan pelari satu tim. Kurang lebih jarak setiap pelari untuk menyerahkan tongkat adalah 20 meter. Pelari terakhir berupaya untuk menyentuh finish agar dapat menjadi juara dan membawa tim menang. Lari estafet ini sering di praktekan di sekolah – sekolah dasar. Sebagai saran membangun kerjasama antar siswa. Lari estafet juga salah satu cabang populer yang di kenal masyarakat.

2. Sprint

Sprint adalah lari jarak pendek yang mengharuskan pelari untuk berlari dengan kekuatan penuh dan kencang. Lari ini di tempuh dengan cara yang tidak jauh yaitu 100-200 meter. Khasiat lari ini menuntut untuk berlari dengan memaksimalkan kekuatan karena dengan cara yang pendek, pelari harus dapat menyelesaikan dengan cepat. Tempo lari pada jenis olahraga ini terbukti cepat. pelari dalam jenis olahraga ini disebut Sprinter. Kemampuan lari dalam jenis ini harus banyak menguras tenaga di awal agar dapat menghasilkan daya kecepatan maksimal.

3. Marathon

Marathon adalah jenis cabang olahraga lari yang sering diadakan. Pengemar lari ini dari semua kalangan yang berbeda usia. Jarak tempuh lari ini bisa mencapai jarak 3, 5 sampai 10 km. Jarak tempuh yang jauh membuat lari jenis ini memberikan ardernalin yang tinggi. Marathon dilakukan di luar stadion, biasanya marathon di adakan di jalan raya yang sudah di strelisasikan. Kadang juga marathon di adakan di jalan perbukitan dengan adanya tanjakan memberikan sensasi yang ekstrim dan menambah ardernalin peserta marathon. Kunci dari marathon adalah mental dan fisik yang kuat dan tahan lama. Marathon tidak dianjurkan untuk berlari kencang terlebih dahulu karena sangat mentita banyak tenaga. Dengan ketahanan tubuh yang kuat dapat terhindar dari dehidrasi dan pingsan ataupun serangan jantung saat mengikut marathon.

4. Lari Jarak Menengah

Jarak tempuh yang digunakan pada lari ini mencapai angka 800 – 1000 meter. Teknik lari pada jenis lari ini menggunakan gerakaan menapakan kaki yang bertumpu pada ujung tumit yang menolak tapakan dengan ujung kaki. Istilah pada teknik tersebut adalah Ball hell ball.  Start pada lari ini dilakukan dengan cara posisi berdiri. Gerakan langkah kaki dilakukan dengan sewajarnya serta kecepatan lari di atur dengan stabil agar tidak dapat menguras banyak tenaga. Awal pertama lari di anjurkan dengan tempo yang tidak terlalu cepat karena bersifat untuk menyimpan tenaga agar tenaga dapat dimaksimalkan pengeluaran pada saat menyentuh garis finis. Lari ini juga sangat bermanfaat untuk melatih pernapasan dan ketahan tubuh yaitu stamina dan masa otot.

5. Lari Gawang

Jenis lari ini terbilang untuk jika di sandingkan dengan jenis lari yang lain. Khasiat lari ini memiliki rintang berupa benda menyerupai gawang – gawang kecil yang berukurang kurang lebih 1 – 2 meter. Kemampuan dalam lari ini berlipat ganda. Pertama pelari harus berlari dengan cepat dan kedua pelari harus dapat melewati rintangan berupa gawang yang pasang di area lintas. Lari memadukan ketangkasan diri. Insting dan ketepatan menjadi harga mati untuk lari jenis ini. Panjang lintasan lari ini berkisar 3000 meter dan di laksanakan di dalam stadion.

6. Jogging

Jogging adalah jenis lari yang paling favorit. Berlari sangat mudah di lakukan karena jogging adalah lari dengan santai dengan kecepatan yang lambat. Kalangan masyarakat dalam sehariannya banyak memilih jogging untuk berolahraga. Jogging dapat dilakukan di setiap tempat publik seperti taman, komplek perumahan, jalan raya dan pusat olahraga secara terbuka. Jogging juga merupakan olahraga yang paling ringan di kelasnya. Untuk memperoleh khasiat lari tidak memiliki batas anjuran jarak tempuh. Efek dari jogging juga tidak kalah jauh dan bahkan setara dengan aktivitas lari lain. Semua umur dapat melakukan jogging guna untuk menjaga kesehatan tubuh.

Khasiat dan Manfaat Lari

1. Mengurangi Berat Badan

Olahraga lari berkhasiat untuk memicu pembakaran kalori dalam tubuh. Apalagi berlari dengan rutin sangat dianjurkan bagi anda yang mengidap over-size pada badan atau bagi anda yang memimpikan berat badan yang normal. Dengan berlagi di pagi hari dan sore hari serta dengan jarak tempu dan waktu yang lama rata 1-2 jam sangat berguna untuk membakar kalori dan mengeluarkan keringat dari dalam tubuh. Maka dari itu sempatkan waktu 1-2 jam untuk melangkah keluar rumah dan menikmati hasilnya untuk kesehatan dan mengurangi berat badan anda.

2. Mencegah Pelapukan pada Tulang

Penyakit pada tulang bermacam-macam seperti pelapukan dan pengapuran. Peyakit pada tulang disebut Oestheoporosis. Penyakit tersebut putusnya regenerasi sel – sel pada tulang serta kurang nya kalsium, biasanya di picu karena tidak perna berolahraga yang mempengaruhi gerak pada tulang. Penyakit tersebut dapat di cega dengan berupaya keras untuk menjalankan program lari setiap hari pagi dan sore. Dengan lari atau jogging berpengaruh pada pertumbuhan sel – sel pada tulang dan mencegah terkena pelapukan dan pengapuran tulang usia dini. Lari juga sangat di anjurkan bagi anda yang berusia senja.

3. Menangkal Bahaya Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah penyakit yang berbahaya dan mematikan. Manusia secara umum tentu sangat takut jika mengidap penyakit ini, bahkan jika ada keluarga yang terkena penyakit ini tentu akan sangat khwatir. Sebenarnya penyakit jantung terjadi karena kurangnya aktivitas yang dapat memompah darah ke jantung atau kurangnya aktivitas yang memacu peredaran dara yang lancar. Khasiat lari jogging merupakan salah satu solusi jitu untuk menangkal terserangnya penyakit jantung. Lari dan jogging bermanfaat untuk menggerakan denyut nadi yang lebih stabil guna untuk menyebarluaskan peredaran darah ke seluruh tubuh khususnya ke jantung. Lari dan jogging sangat di anjurkan minimal 50 menit per hari dengan jarak 16 km per minggu. Dengan mengatur olahraga lari secara rutin resiko anda terkena penyakit tersebut berkurang karena manfaat dari lari adalah mengurangi kadar trigliserida dan lemak pada tubuh yang membahayakan.

4. Memperbaiki Mood

Kobosanan sering terjadi dalam hidup terutama dengan gaya hidup yang monoton dan berselera tinggi. Dampaknya akan mengalami depresi dan perasan akan terganggu bahkan gampang emosi. Jika terjadi demikian baiknya anda jangan segan – segan lagi untuk berolahraga terutama lari. Selain lari mudah diprogramkan namun dari lari akan memberikan efek euforia pada diri karena lari memnghasilkan hormon endorfin yang berpengaruhi dan merangsang pada sistem otak. Hormon tersebut berperan untuk mengurangi rasa sakit dan depresi pikiran di otak serta memberikan aura positif pada tubuh. Maka jika ada mengalami stress itu mungkin karena kurang olahraga dan mulailah dari sekarang untuk meninggalkan kebiasaan lama dan keluar dengan aktivitas baru yaitu Lari.

5. Menambah Nafsu Makan

Masalah nafsu makan bukan masalah selera dalam memilih makanan. Masalah nafsu makan karena metabolisme dalam tubuh terganggu karena siklus darah yang tidak stabil. Upayah untuk memperbaiki sistem metabolisme dalam tubuh salah satunya dengan berolahraga. Bagi anda yang memiliki kesibukan yang padat dan tetap menginginkan nafsu makan tetap terjaga. Mulai lah berolahraga yang sederhana yaitu dengan lari atau jogging. Lari dapat mempengaruhi nafsu makan karena efek dari lari ada membakar lemak pada tubuh. Proses pembakaran tersebut harus cepat di tanganin karena tubuh butuh asupan minera, protein dan vitamin. Maka dari itu pasca lari tubuh kita akan membawa nafsu makan yang tinggi dan hal ini baik untuk kesehatan dan siklus porsi makan anda.

6. Meningkatkan Stamina

Lunglai, letih lemah dan lesu adalah ciri – ciri orang yang kurang berstamina. Rendah stamina dalam tubuh akibat kurang nya aktivitas yang dapat membakar sumber mineral menjadi energi baik untuk tubuh. Sumber energi dalam tubuh ibaran sumber daya alam di bumi yang harus di olah terlebih dahulu baru bisa di gunakan. Jika kita menginginkan stamina yang kuat tentu kita haruslah berolah raga yang rajin dan rutin agar makanan yang kita makan dapat menjadi energi. Energi itu nanti akan mempengaruhi stamina untuk tubuh agar daya tahan lama. Salah satu yang paling efektif untuk meningkat stamina adalah dengan lari atau Joging. Dengan lari dapat membakar sumber mineral dan protein lebih cepat untuk tubuh lebih berstamina.

7. Merawat Nalar pada Otak

Sering bengong, melamun dan tidak nyambung saat ngbrol adalah perkara kerja otak yang bermasalah. Apalagi jika kamu termasuk orang yang lemot itu juga salah satunya dari kerja otak yang bermasalah. Masalah itu akibat siklus darah yang lambat menyebar keseluruh tubuh dan oksigen yang berkurang dalam tubuh hingga ke otak. Jika telah mengalami gejala demikian anda harus pergi keluar dan membiasakan diri untuk lari atau jogging. Dampak posistif dari lari dan jogging adalah menstabilkan predaran darah ke otak dan merangsang otak dengan distribusi oksigen yang stabil untuk daya tangkap dan kerja otak anda. Dengan jogging dan lari berkhiatkan menyehatkan nalar otak anda.

8. Menguatkan Rasa Percaya Diri

Takut di depan orang banyak adalah malu akan diri sendiri. Biasanya malu dengan bentuk tubuh jauh dari kualitas ideal. Bentuk tubuh tentu berpengaruh pada kepercayaan diri seseorang di ranah publik. Apalagi jika kita bertemu dengan orang – orang penting dalam hidup kita tentu kita akan memaksimalkan tubuh kita untuk terlihat baik. Mengatur bentuk tubuh bisa di selesaikan dengan berolahraga salah dengan lari. Lari membuat tubuh kita lebih ateletis dan lebih kencang. Seperti layak tubuh ideal saat ini pun di gapai dengan cara berolah raga. Karena hasil dari berolahraga membuat tubuh lebih nyaman untuk tampil di muka umum.

9. Anti Agging

Penuaan menjadi mala penatakan bagi semua orang tidak telepas itu anda sendiri. Penuan terjadi karena sel – sel kulit yang mati tidak cepat di perbaiki atau perkara dari sel – sel kulit tidak di rawat dengan baik seperti seharusnya. Kulit merupakan area luar di tubuh kita maka tidak mungkin kalau kulit rentat dengan penyakit. Penuaan terhadap kulit bisa diatas jika kita gemar berolahraga. Dengan olah raga lari misalnya berdampak baik untuk kulit kita karena lari dapat menghasilkan keringat yang membawa akar – akar sel kulit mati keluar dari tubuh kita. Jika sudah demikian kita juga dapat menambah dengan asupan berkualitas untuk pendamping olahraga.

10. Penawar Insomnia

Susah tidur akibat dari aktivitas yang kurang produktif. Bahkan ada juga akibat dari banyak pikiran lantaran pekerja yang belum diselesaikan dan menyita waktu tidur. Tidur yang cepat dan mencegah penyakit insomnia adalah dengan cara berlari dengan rutin pagi dan sore. Berlari adalah penawar dari insomnia. Keleahan menjalani olahraga lari membuat tubuh membutuhkan aktivitas tidur yang cepat dan membuat tidur yang nyenyak. Efek dari hal tersebut juga menjadikan kualitas bangun tidur lebih segar dan bersemangat. Ayo lari agar hidup berkualitias.

11. Regenerasi Kulit

Metabolisme tubuh yang terganggu akan menjadikan kulit tubuh menjadi rusak. Kerusakan kulit bisa berupa kering, keriput dan mudah tergores bahkan luka. Cara menangkal masalah tersebut adalah dengan berolahraga yang cukup dengan jenis olahraga yang dapat membuat metabolisme tubuh stabil agar membuat sel – sel kulit beregenerasi. Berlari adalah salah satu aktivitas olahraga yang berkhasiat untuk kulit. Kelancaran darah hasil dari berlari menjadikan metabolisme lebih stabil dan berfungsi aktif hingga sel – sel pada kulit berevolusi untuk cepat mengganti sel yang rusak.

12. Stabilitas Pernafasan

Penyakit saluran pernafasan dapat terjadi di kalangan usia. Jenis – jenis penyakit saluran pernafasan seperti asma. Pencegahan penyakit tersebut butuh dengan berolahraga salah satunya dengan berlari dan jogging. Khasiat lari dan jogging bermanfaat untuk mengatur frekuensi pernafasan. Berlari dan jogging juga merupakan yang membutuhkan perlatihan pernafasaan yang cuku prima. Jika berlari dan jogging diterpakan untuk anda yang mengalami gangguan pernafasan akan berefek mengurangi kambuhnya penyakit dan dapat memperbaiki sistem pernafaasan agar lebih stabil.